7 Rekomendasi Website Cek Plagiasi Skripsi Gratis dan Aman

Rekomendasi 7 website cek plagiasi skripsi gratis, akurat, dan dijamin aman dari pencurian data (tidak masuk repository). Solusi alternatif Turnitin

7 Rekomendasi Website Cek Plagiasi Skripsi Gratis dan Aman (Update 2026)

Momen paling mendebarkan bagi mahasiswa tingkat akhir selain sidang adalah proses uji Turnitin atau pengecekan plagiarisme. Banyak mahasiswa yang merasa was-was apakah ketikan mereka terdeteksi sebagai copy-paste atau tidak. Sayangnya, untuk mendapatkan akses pengecekan premium seperti Turnitin secara mandiri membutuhkan biaya yang tidak sedikit.

Sebagai alternatif, banyak mahasiswa mencari website cek plagiasi gratis di internet. Namun, awas! Anda harus sangat berhati-hati. Banyak situs gratisan yang diam-diam menyimpan naskah skripsi Anda ke dalam database (repository) mereka. Akibatnya, saat kampus melakukan pengecekan resmi, skripsi Anda justru terbaca plagiat 100% karena sistem mendeteksi naskah Anda sendiri yang sudah tersebar di internet.

website cek plagiasi skripsi gratis dan aman turnitin 2026


Untuk mencegah mimpi buruk tersebut, saya telah merangkum 7 website cek plagiasi skripsi yang gratis, akurat, dan yang paling penting: AMAN (tidak menyimpan data Anda ke repository publik).

1. SmallSEOTools (Plagiarism Checker)

Situs ini adalah primadona di kalangan mahasiswa dan blogger. SmallSEOTools menyediakan layanan cek plagiasi yang sangat akurat dengan membandingkan teks Anda terhadap miliaran halaman web.

  • Keunggulan: Sangat mudah digunakan dan aman (data otomatis dihapus setelah dicek). Anda bisa mengunggah dokumen langsung dari Dropbox atau Google Drive.

  • Batasan: Versi gratisnya hanya membatasi pengecekan maksimal 1.000 kata per pencarian. Anda harus mengecek skripsi Anda secara bertahap (per sub-bab).

2. DupliChecker

DupliChecker memiliki mesin pendeteksi yang hampir mirip dengan SmallSEOTools, namun dengan antarmuka yang lebih sederhana dan bersih dari iklan yang mengganggu.

  • Keunggulan: Privasi terjamin. Mereka memiliki kebijakan ketat untuk tidak menyimpan teks yang diunggah pengguna. Tersedia juga fitur pemeriksa grammar (tata bahasa).

  • Batasan: Sama seperti rata-rata situs gratis lainnya, batas maksimalnya adalah 1.000 kata per kali cek.

3. Quetext

Jika Anda mencari tampilan yang elegan dan hasil analisis yang mendetail, Quetext adalah jawabannya. Teknologi DeepSearch yang mereka gunakan tidak hanya mencari kecocokan kata per kata, tetapi juga mendeteksi parafrase (pengubahan susunan kalimat) yang mencurigakan.

  • Keunggulan: Hasil persentase plagiasi sangat akurat dan ditandai dengan warna (highlight) yang mudah dipahami.

  • Batasan: Versi gratis mengharuskan Anda membuat akun (registrasi) terlebih dahulu dan memiliki limit pengecekan per bulannya.

4. PlagiarismDetector.net

Sesuai namanya, situs ini didedikasikan khusus untuk mendeteksi plagiarisme. Sistem kerjanya sangat cepat dalam memindai dokumen dan memberikan laporan (report) yang bisa Anda unduh dalam format PDF.

  • Keunggulan: Aman untuk dokumen akademik dan memiliki fitur untuk mengecualikan URL tertentu (sangat berguna jika Anda mengutip dari jurnal terbuka).

  • Batasan: Batas 1.000 kata per pencarian untuk pengguna gratis.

5. Grammarly (Plagiarism Checker)

Grammarly lebih dikenal sebagai alat pengoreksi tata bahasa Inggris. Namun, mereka juga memiliki fitur pendeteksi plagiasi yang terhubung dengan database ProQuest (salah satu pangkalan data akademik terbesar di dunia).

  • Keunggulan: Tingkat keamanan tingkat dewa (kelas enterprise). Sangat direkomendasikan jika skripsi atau abstrak Anda menggunakan bahasa Inggris.

  • Batasan: Versi gratis hanya akan memberi tahu apakah dokumen Anda mengandung plagiasi atau tidak, tetapi tidak menunjukkan bagian kalimat mana yang plagiat secara spesifik (harus upgrade ke Premium).

6. Pre Post SEO

Situs ini dirancang khusus untuk akademisi, webmaster, dan penulis. Algoritma Pre Post SEO sangat jeli dalam mendeteksi sumber asli dari teks yang Anda copy-paste.

  • Keunggulan: Memiliki ekstensi Google Chrome, sehingga Anda bisa mengecek teks secara langsung tanpa harus membuka website-nya. Aman dari kebocoran data.

  • Batasan: Pengguna gratis tanpa login dibatasi 1.000 kata, namun jika Anda membuat akun gratis, batasnya naik menjadi 1.500 kata.

7. PaperRater

Dikembangkan oleh para ahli linguistik, PaperRater menawarkan analisis tulisan berbasis kecerdasan buatan (AI) secara instan.

  • Keunggulan: Selain cek plagiasi, alat ini juga memberikan feedback (masukan) mengenai gaya bahasa, pemilihan kosakata, dan struktur kalimat skripsi Anda.

  • Batasan: Hasil deteksi plagiasi di versi gratis terkadang kurang komprehensif dibandingkan Quetext atau SmallSEOTools, namun sangat cukup untuk pengecekan awal.

Tips Penting: Cara Aman Cek Plagiasi Skripsi

Walaupun 7 situs di atas diklaim aman, sebagai langkah pencegahan ganda (karena sistem digital bisa berubah sewaktu-waktu), terapkan 2 aturan emas ini:

  1. Jangan Pernah Cek Satu Bab Full Sekaligus: Pecah dokumen Anda menjadi beberapa bagian kecil (misal per 3 paragraf). Ini menghindari mesin membaca konteks utuh penelitian Anda.

  2. Jangan Masukkan Daftar Pustaka: Saat mengecek, hapus bagian kutipan langsung, ayat suci, landasan hukum, dan Daftar Pustaka. Bagian-bagian ini pasti akan terdeteksi plagiat dan merusak persentase hasil Anda, padahal hal tersebut sah dalam penulisan akademik.

Kesimpulan

Mengecek naskah sebelum diserahkan ke dosen adalah langkah cerdas untuk menghindari revisi berat. Anda bisa memilih SmallSEOTools untuk kemudahan, atau Quetext untuk analisis yang lebih dalam. Ingatlah untuk selalu memparafrase kalimat dari jurnal rujukan dengan bahasa Anda sendiri.

Jika naskah skripsi Anda sudah aman dari plagiasi, langkah selanjutnya adalah merapikan format dokumennya. Jangan buang waktu secara manual, pastikan Anda membaca tutorial saya mengenai Cara Membuat Daftar Tabel dan Daftar Isi Otomatis di Word Sesuai Standar Skripsi agar draf Anda langsung terlihat profesional di mata dosen!

Semoga artikel ini membantu kelancaran tugas akhir Anda. Semangat pejuang S.K.M, S.Pd, S.Kom, S.E, dan gelar lainnya!

Penulis: Rizki Ibnu Rahmad

LihatTutupKomentar